Tampilkan postingan dengan label Islami. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Islami. Tampilkan semua postingan

Masukkan Benda Sihir ke Mulut Jenazah, Balasan yang Diterimanya Saat di Mekah Membuatnya..

TrenzCorner - Sarah adalah seorang ibu yang naik haji bersama anaknya, Hasan, ke Tanah Suci. Karena Sarah sudah tua, Hasan memapah ibunya itu dan berbisik, "Ummi, undzur ilaKa'bah (Ibu, lihatlah Ka'bah)."

Ibunya hanya membisu seribu bahasa. Hasan kembali berbisik, " Ibu inilah Ka'bah." Tapi tetap saja Sarah hanya diam sambil menyapukan pandangan.

Ini aneh, Hasan melihat wajah ibunya yang seolah masih mencari-cari di mana bangunan hitam segi 4 itu. Ibunya pun tak paham mengapa ia tidak bisa menyaksikan Ka'bah yang betul-betul tepat berada di hadapannya. Berkali-kali Sarah mengusap matanya tapi yang tampak hanyalah kegelapan.


Hasan tidak kecil hati, dan memohon ampun kepada Allah dan berdoa supaya ibu tercinta bakal merasakan anugerah bisa melihat Ka'bah.

Hasan yang merasa aneh dengan penglihatan ibunya yang buta tiap tiap kali di depan Ka'bah, kemudian bertanya apakah ibunya memiliki kesalahan sampai mendapat azab dari Allah. Namun ibunya menolak untuk mengaku.

Kemudian Hasan membawa ibunya bertemu dengan seorang ulama di Abu Dhabi. Ketika ditanya ulama itu, Sarah terdiam.

Saat Muda Ternyata....

Sehari setelah pertemuan itu Sarah menghubungi ulama tersebut melalui sebuah panggilan telepon dan menceritakan semuanya.

" Ustaz, ketika saya muda dulu saya bekerja sebagai perawat di sebuah rumahsakit pemerintah," kata Sarah. 
"Pekerjaan perawat adalah perkerjaan yang mulia," potong ulama itu.

"Tapi saya mencari uang sebanyak-banyaknya dengan bermacam cara, tidak peduli halal atau haram. Saya acap kali menukar bayi sebab tidak semua orang suka dengan jenis kelamin bayi yang dilahirkan. Apabila ada yang ingin anak laki-laki karena melahirkan seorang anak perempuan, saya akan menukarnya dengan imbalan uang," jelas Sarah menceritakan masa lalunya

" Lalu apa lagi yang Anda kerjakan?" tanya ulama itu lagi

" Di rumah sakit saya juga memandikan jenazah, tapi saya memandikannya juga karena ada sebabnya. Saya bekerja sama dengan dukun," kata Sarah.

Emosi Lihat Seorang Alim, Dia....

Sarah kemudian bercerita bahwa setiap ada permintaan menyengsarakan orang, baik membuatnya sakit atau meninggal, maka syaratnya benda sihir itu ditanam di tanah bersama orang meninggal. Karena itu Sarah akan memasukkan benda-benda itu ke dalam mulut si jenazah.

"Pernah sekali seorang alim meninggal dalam kecelakaan, saya memasukkan benda sihir itu ke dalam mulutnya. Tidak tahu mengapa benda-benda sihir itu kembali keluar dan tidak mau masuk sehingga saya mencoba menekannya lebih dalam berulang kali namun tetap gagal. Ketika emosi saya naik, saya masukkan benda-benda itu kemudian saya jahit mulutnya," ungkap Sarah.

Tidak pernah terbayang dalam hidup, seorang manusia, apalagi ia seorang wanita, yang memiliki hati nurani yang begitu keji dan kejam.

Sekitar 7 hari kemudian si ulama ini tidak mendapat panggilan telepon dari Sarah. Akhirnya ia bergegas ke rumah Hasan berharap Sarah akan bertaubat dengan segala perbuatannya.

Akan tetapi setelah bertemu Hasan, kabar duka yang diterima ulama itu. " Ummi sudah meninggal dua hari setelah menghubungi Ustaz," ujar Hasan.

Datang Pria Berjubah Hitam di Pemakaman

Hasan bercerita setelah menghubungi ulama, ibunya jatuh sakit dan terus meninggal. Dan lebih mengejutkan lagi peristiwa pemakaman Sarah yang tidak diterima oleh tanah Mekkah.

Tanah sudah digali, tapi ketika liang kubur sudah siap, tanah kembali tertutup rapat dan ini terjadi berulang ulang dari pagi hingga siang. Bahkan sampai waktu Magrib tak ada satu pun lubang kubur berhasil digali. Sampa-sampai penggali kubur putus asa dan meninggalkan Hasan dengan jenazah ibunya sendirian.

Sebagai anak yang sayang dan hormat ibunya, Hasan tidak sanggup meninggalkan jenazah ibunya tanpa dikubur. Dibawa balik ke negara asal rasanya juga tidak mungkin.

Disela sela Hasan berzikir, dengan izin Allah tiba-tiba berdiri seorang pria berjubah hitam. Wajahnya tidak jelas dan mengatakan, " Biar saya yang mengurus jenazah ibumu, kamu pulanglah."

Mendengar suara pria itu, entah kenapa hati Hasan begitu yakin dan percaya. " Aku minta kamu jangan menoleh ke belakang sampai kamu sampai di rumah," pesan pria itu pada Hasan.

Semoga kita bisa memetika hikmah dari kisah ini. Wallahu Alam...



sumber: eberita.org

Kita semua pasti mengenal Albert Einstein. Tokoh dunia yang memiliki IQ tertinggi. Namun tahukah kamu, jika IQ Einstein yang mencapai 160 dikalahkan oleh orang paling cerdas yang diceritakan Rasulullah ini

Ttrenz CornerSetiap orang meyakini bahwa setiap jiwa yang bernafas pasti akan mengalami kematian. Namun, kesibukan sehari-hari seringkali membuat orang terlena dan lupa bahwa besok atau lusa akan dipanggil oleh Allah SWT. Sampai tiba suatu saat, malaikat datang menjemput, dan pupuslah semua kelezatan dunia beralih menuju kehidupan yang abadi di sisi-Nya.

Orang beriman seharusnya tidak takut menghadapi mati, karena mati adalah sebuah keniscayaan. Yang harus ditakuti adalah apakah amal kita sudah cukup untuk menghantarkan pada kebahagiaan di akhirat?. Abu Bakar R.A saat ditanya oleh seorang sahabat, berapa kali anda ingat kematian dalam sehari? Abu bakar menjawab, “Saya mengingat mati manakala mata saya terjaga”. Itulah, sikap seorang teladan dalam mengingat kematian yang dengannya dapat menghantarkan pada puncak iman yang luar biasa.

Hidup di dunia hanyalah sementara, nikmat dunia yang diberikan Allah masih sedikit. Dari 100 rahmat-Nya hanya 1 rahmat yang diberikan ke dunia untuk dinikmati seluruh penghuni. Sehingga orang yang cerdas, adalah mereka yang mengarahkan hawa nafsu dan beramal untuk mempersiapkan kematian. Sementara orang yang bodoh, adalah mereka yang diperbudak hawa nafsu, berangan-angan mendapatkan pahala, serta mati-matian mengejar dunia siang dan malam dengan melupakan kehidupan akhirat.


Suatu ketika Rasulullah ditanya, “Wahai Rasulullah, siapakah orang yang paling cerdas? Rasulullah menjawab, “Mereka yang sering mengingat mati dan (tekun) mempersiapkan diri menghadapi kematian. Mereka pergi dengan kelegaan dunia dan kemuliaan akhirat.”

Salah seorang ulama mengatakan, siapa orang masuk liang kubur tanpa membawa amal banyak, maka seolah-olah ia mengarungi lautan tanpa perahu. Ia akan tenggelam diterpa badai.

Jadi, mengingat kematian haruslah menjadi bagian tak terpisahkan dari rangkaian waktu kehidupan yang dijalani. Mengingat kematian tidak hanya sekedar mengingat, namun harus diikuti dengan amalan yang terus menerus dan sungguh-sungguh. Amalan untuk mempersiapkan kehidupan abadi di akhirat, yang hanya memiliki dua tempat yakni kebahagiaan (surga) dan penderiaan (neraka).

Rasulullah bersabda “Perbanyaklah kalian mengingat pemutus kelezatan (yakni kematian)”.

Dalam hadits lain beliau bersabda, ” Manfaatkan lima perkara sebelum lima perkara: [1] Waktu mudamu sebelum datang waktu tuamu, [2] Waktu sehatmu sebelum datang waktu sakitmu, [3] Masa kayamu sebelum datang masa kefakiranmu, [4] Masa luangmu sebelum datang masa sibukmu, [5] Hidupmu sebelum datang kematianmu.

Lalu, apa sajakah usaha yang bisa diperbuat agar senantiasa ingat terhadap kematian?. Berikut adalah beberapa kiatnya.

1. Sering Mengunjungi Orang Sakit
Saat mengunjungi orang sakit, selain memberikan doa agar diberikan ketabahan dalam menghadapi cobaan Allah, juga harus mendapatkan pelajaran bahwa sakit atau kematian bisa saja datang kepada siapa saja yang Allah kehendaki tanpa memandang orang, tempat dan waktu.

2. Mengunjungi Orang Mati / Takziyah
Saat mengunjungi orang yang meninggal, selain mendoakan kepada jenazah dan keluarga yang ditinggalkan, juga harus menjadikan pelajaran atau nasehat bahwa kematian merupakan rahasian Allah yang tidak ada seorangpun yang mengetahui kapan datangnya kematian.

3. Ziarah Kubur

Disunahkan menziarahi kubur, sebagai momentum untuk Mendoakan dan mengingat kematian.

4. Memantapkan Iman Kepada Hari Akhir

5. Mentadabburi Ayat-Ayat Allah Dan Hadits Rasulullah Terkait Neraka dan Surga.

Semoga artikel tentang Orang Paling Cerdas Menurut Rasulullah ini bermanfaat, Wallahu A'lam.
azr.


sumber : bacalah-indonesia.blogspot.com

Subhanallah! AllahuAkbbar! Amalan Doa Innahu Min Sulaimana Wainnahu Bismillahirrohmanirrohim.. Memang Sungguh Dahsyat.. Silahkan Coba Buktikan Sendiri

Trenz CornerSubhanallah! AllahuAkbbar! Amalan Doa Innahu Min Sulaimana Wainnahu Bismillahirrohmanirrohim.. Memang Sungguh Dahsyat..


INNAHU MIN SULAIMAN WAINNAHU BISMILLAHIRROHMANIRROHIM, ALLA TA’LUU ALAYYA WA’TUUNI MUSLIMIIN.

Artinya :
Dengan menyebutkan nama Allah yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang. Sebenarnya (surat) itu dari Sulaiman yang berisi : “Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang. Bahwa jangan sampai anda sekalian berlaku sombong terhadapku serta datanglah kepadaku sebagai beberapa orang yang berserah diri


Pada pagi hari yang penuh barokah ini insya Allah doa mudah dikabulkan oleh Allah/mustajab…

Mudah-mudahan kebanyakan orang yang membaca serta mengamini status ini…

Dimudahkan semua masalah….

Di beri kekayaan yang banyak serta gampang seperti yang Engkau berikanlah pada Nabi Sulaiman tanpa ada jadi budak duniawi…

Dijauhkan dari semua penyakit, musibah, sial serta marabahaya…

Ditambahkan nikmat iman, Islam dan Al Wala’ Wal Bara’…

Yang belum nikah, mudah-mudahan ketemu jodohnya…

Yang telah menikah namun ingin miliki isteri 4, mudah-mudahan dimudahkan jalannya…

Yang telah menikah namun tidak miliki mobil….. Bila hujan kehujanan bila panas kepanasan, mudah-mudahan dimudahkan miliki mobil…

Yang telah miliki mobil namun credit, mudah-mudahan dapat lepas dari laknat ribawi….

Yang telah miliki mobil namun malu lantaran mobil type lama, mudah-mudahan dimudahkan miliki mobil baru….

Yang banyak hutangnya mudah-mudahan di beri jalan keluar supaya hutang-hutangnya terlunasi semua…

Ya Allah, berilah kami kecukupan dengan rejeki yang halal, hingga kami tak membutuhkan yang haram, serta berilah kami kekayaan dengan karunia-Mu, hingga kami tak membutuhkan pertolongan dari makhluk terkecuali diri-Mu…

Sebenarnya Allah Maha Kuasa, Allah Maha Kaya, Allah Maha Pengasih serta Penyayang serta Allah Maha Mendengar….

Aamiin Ya Rabbal Alamiiin
Mudah-mudahan langkah yang dikira kecil ini dapat menyebabkan besar dimasa depan, jangan sampai berasumsi remeh satu doa lantaran begitu dahsyatnya satu doa saat sukses mengguncang Arasy serta Sang Yang memiliki Semesta mendengar dan mengabulkannya….
azr.


sumber : http://www.sumber-manfaat.com/2017/03/anda-bermasalah-rejeki-cobalah-amalkan.html

Didalam Islam, Mengaji Disarankan Bersuara, Minimal Terdengar Oleh Diri Sendiri, Mengapa? Berdasarkan Penelitian Ternyata...

TrenzCorner - Seorang Muslim dianjurkan untuk membaca Quran setiap hari. Mengapa? Karena menurut survai yang dilakukan oleh dr. Al-Qodhi di Klinik Besar Florida, Amerika Serikat, bahwa hanya dengan mendengarkan ayat suci al-Qur’an, baik bagi yang mengerti bahasa Arab atau tidak, ternyata memberikan perubahan fisiologis yang sangat besar.

Termasuk salah satunya menangkal berbagai macam penyakit.

Hal ini dikuatkan lagi oleh Penemuan Muhammad Salim yang dipublikasikan Universitas Boston. Lalu, mengapa di dalam Islam, ketika kita mengaji disarankan untuk bersuara? Minimal untuk diri sendiri alias terdengar oleh telinga kita.


Berikut penjelasan logisnya :

1. Setiap sel di dalam tubuh kita bergetar di dalam sebuah sistem yang seksama, dan perubahan sekecil apapun dalam getaran ini akan menimbulkan potensi penyakit di berbagai bagian tubuh.

Nah, sel-sel yang rusak ini harus digetarkan kembali untuk mengembalikan keseimbangannya. Hal tersebut artinya harus dengan suara. Maka muncul terapi suara yang ditemukan oleh dr. Alfred Tomatis, seorang dokter di Prancis.

Sementara dr. Al-Qodhi menemukan, bahwa membaca Al-Qur’an dengan bersuara, memberikan pengaruh yang luar biasa terhadap sel-sel otak untuk mengembalikan keseimbangannya.

2. Penelitian berikutnya membuktikan Sel Kanker dapat hancur dengan menggunakan frekuensi suara saja.

Dan kembali terbukti bahwa, membaca Al-Qur’an memiliki dampak hebat dalam proses penyembuhan penyakit sekaliber kanker.

3. Virus dan kuman berhenti bergetar saat dibacakan ayat suci Al-Qur’an, dan disaat yang sama.

Sel-sel sehat menjadi aktif. Mengembalikan keseimbangan program yang terganggu tadi. Silahkan dilihat QS. Al-Isro’ ayat 82.

Dan yang lebih menguatkan supaya diri ini semakin rajin dan giat membaca al-Qur’an adalah karena menurut survai : suara yang paling memiliki pengaruh kuat terhadap sel-sel tubuh, adalah suara si pemilik tubuh itu sendiri. Lihat QS. 7 ayat 55 dan QS. 17 ayat 10.

Mengapa shalat berjama’ah lebih di anjurkan?

Karena ada do’a yang dilantunkan dengan keras, sehingga terdengar oleh telinga, dan ini bisa mengembalikan sistem yang seharian rusak.

Mengapa dalam Islam mendengarkan lagu hingar bingar tidak dianjurkan?

Karena survai membuktikan, bahwa getaran suara hingar-bingar membuat tubuh tidak seimbang.

Maka kesimpulannya adalah:

1. Bacalah Al-Qur’an di pagi hari dan malam hari sebelum tidur untuk mengembalikan sistem tubuh kembali normal.

2. Kurangi mendengarkan musik hingar-bingar. Ganti saja dengan murotal yang jelas-jelas memberikan efek menyembuhkan. Siapa tahu kita punya potensi terkena kanker, tapi karena rajin mendengarkan murotal, penyakit tersebut bisa hancur sebelum terdeteksi.

3. Benarkan baca al-Qur’an, karena efek suara kita sendirilah yang paling dasyat dalam penyembuhan. Niatkan juga untuk me-ruqyah diri sendiri, agar optimal proses tazkiyyahnya.

Selamat membaca Al-Qur’an. 


Sumber : wajibbaca.com




Inilah 5 Larangan Saat Melayat Jenazah yang TERNYATA Sering Diabaikan dan Disepelekan!!

Trenz Corner - Salah satu tugas seorang muslim ketika melihat saudaranya yang telah meninggal adalah mengantarkan jenazahnya hingga ke liang lahat setelah sebelumnya jenazah disholatkan. Lalu bagaimana tata cara atau adab-adab dalam mengantarkan jenazah?

Sebelum mengetahui hal tersebut, kita simak lebih dahulu hadits Rasulullah SAW tentang mengantarkan jenazah ini.

Dari Abi Hurairah ra berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda,”Siapa yang mengantarkan jenazah seorang muslim dengan iman dan ihtisab hingga menyalatkannya dan selesai penguburannya, sesungguhnya dia akan kembali dengan membawa 2 qirath. Masing-masing qirath seperti gunung Uhud. Siapa yang menyalatinya saja kemudian pulang sebelum dikuburkan, sesungguhnya dia pulang membawa 1 qirath”.


1. Jangan Biarkan Ibrah Melayang
Bagi yang mengantarkan jenazah seharusnya bisa memetik ibrah atau pelajaran dari pengalamannya mengantar jenazah bahkan mengangkat tandu jenazah. Anggap saja replika atau bahkan simulasi bahwa sang pengantar suatu saat akan menjadi si yang diantar (baca: jenazah). Ini sebuah alarm kematian, ambil ibrah segera.

Dari Abi Said Al-Khudhri ra berkata bahwa Nabi SAW bersabda,”Jenguklah orang sakit dan iringilah jenazah, dengan demikian kalian akan mengingat akhirat.”

2. Jangan Bercanda
Bercanda memang sesuatu yang sangat menyenangkan, apalagi dengan orang yang menyenangkan pula. Akan tetapi hal tersebut hendaknya tidak dilakukan ketika mengantar jenazah. Ini bukan pada tempat yang tepat untuk bercanda apalagi bicara ngalor ngidul di luar konteks. Obrolan yang hanya berorientasi dunia atau bercanda itu merupakan adab yang buruk. Tentu saja menjauhkan diri untuk tafakkur dan mengambil pelajaran tentang kematian.

3. Jangan Mengeraskan Suara
Tak ada larangan berbicara, hanya saja yang perlu dan penting saja. Selain itu jangan biarkan obrolan lebih keras daripada zikir.

Diriwayatkan dari Abdullah bin Umar ra. bahwa saat beliau berjalan mengiringi jenazah, beliau mendengar seseorang bersuara keras, “Mintakan ampunan untuk mayit ini, semoga Allah SWT mengampunimu.” Maka Ibnu Umar ra. berkata,”Allah tidak mengampunimu, munkar bila mengeraskan suara dan bertentang dari apa yang seharusnya dilakukan dalam suasana ini, seharusnya bertadabbur dan tafakkur dan mengambil pelajaran dari kematian”.

4. Jangan Pusingkan Kendaraan Menuju Pemakaman
Bisa naik kendaraan apapun. Jika seseorang sudah lansia (lanjut usia atau tak punya tenaga penuh untuk berjalan kaki, atau jika jarak pemakaman jauh, diperbolehkan untuk berkendaraan. Jika sebagian ada yang jalan kaki dan sebagian berkendaraan, sebaiknya kendaraan posisinya di belakang barisan. Sementara yang memilih jalan kaki bisa di depan, di belakang dan bisa di samping kiri atau kanan jenazah.

Dari Tsauban ra. Berkata, Rasulullah SAW dibawakan tunggangan saat mengantarkan jenazah. Akan tetapi beliau menolak untuk menaikinya. Sehingga beliau ditanya sebabnya dan menjawab, “Sesungguhnya para malaikat berjalan kaki dan aku tidak mau naik tunggangan sementara mereka berjalan kaki.” Saat para malaikat itu telah pergi, maka beliau pun naik kendaraan.
Bahwa Rasulullah SAW keluar mengiringi jenazah Abi Dahdah ra. dengan berjalan kaki, lalu pulangnya dengan berkendaraan.

5. Jangan Terburu-buru, Tapi Bersegera
Terburu-buru berbeda dengan bersegera. Jika jenazah diketahui orang yang sholeh, maka saat diusung mayatnya, ia akan ‘minta’ disegerakan. Dari sinilah ada kebiasaan untuk mengusung jenazah dengan segera. Sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim disebutkan:

Dari Abi Said Al-Khudhri ra bahwa Rasulullah SAW bersabda,”Bila jenazah diangkat dan orang-orang mengusungnya di atas pundak, maka bila jenazah itu baik, dia berkata, “Percepatlah perjalananku.” Sebaliknya, bila jenazah itu tidak baik, dia akan berkata,”Celaka!, mau dibawa ke mana aku?” Semua makhluk mendengar suaranya kecuali manusia. Bila manusia mendengarnya, pasti pingsan.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Sementara itu, jika mengusung jenazah dengan terburu-buru hingga mengundang marabahaya bagi yang lain, tentu harus dihindari.
Wallahua’ lam. Semoga kita banyak mengambil pelajaran dari pengantaran jenazah.


sumber : bersamadakwah.net

Arti Tanggal Lahir dan Karakter Menurut Islam Berdasarkan Urutan Surah dalam Al-Qur’an, Ternyata...

Trenz Corner- Anda pasti pernah mendengar arti kelahiran menurut zodiak, Primbon Jawa dan sebagainya. Anda pasti tahu bagaimana sifat yang sesuaimdengan tanggal lahir Anda. Tapi apakah Anda pernah mendengar tentang tanggal lahir menurut Islam.

Seperti yang telah kita ketahui semua, bahwa Al-Qur’an merupakan kitab pedoman bagi seluruh ummat muslim di dunia ini, di dalam Al-Qur’an pun sudah memiliki banyak pesan yang tersurat maupun tersirat, seperti kode tersembunyi di setiap ayat yang tertulis di dalamnya. Walaupun sudah banyak orang yang mengetahui dan memahami isi dari Al-Qur’an, tetapi masih ada banyak yang belum terjawab dariAl-Qur’an khusus arti dari tanggal lahir.

Allah SWT menyampaikan setiap ayat Al-Qur’andengan perantara Malaikat Jibril yang membawakan wahyu untuk disampaikan kepada Rasulullah SAW. Kemudian Rasulullah SAW menghafalkan setiap wahyu yang diturunkan dan kemudian ditulisnya di atas suatu media, seperti pelepah kurma, diatas kayu dan batu, atau di kulit domba.


Allah SWT sudah merancang dengan sangat baik dan sempurna terhadap Al-Qur’an yang bertujuan agar manusia di segala zaman, segala tingkat kepandaian dan segala usia dapat memahami isinya. Tetapi tetap saja masih banyak sekali hal-hal yang belum dapat dipecahkan dari isi Al-Qur’an. Salah satu dari misteri yang belum terpecahkan adalah misteri tanggal lahir manusia berdasarkan Al-Qur’an.

Yang menjadi masalah adalah waktu penanggalannya. Apakah sistem penanggalan yang digunakan dengan sistem tanggalan Hijriyah yang berdasarkan kepada bulan, atau masehi yang berdasarkan matahari?

Jika menggunakan sistem penanggalan hijriyah, maka tidak akan cukup harinya. Karena penanggalan hijriyah hanya sampai pada tanggal 28 atau 29 saja, tidak sampai 30. Sementara di dalam Al-Qur’an terdapat 30 juz.

Sementara jika menggunakan sistem penganggalan masehi. Dalam satu bulan terdapat 30 sampai 31 hari. Yang menjadi permasalahan adalah jika seseorang itu lahirnya pada tanggal 31. Mungkin idealnya adalah penggabungan 2 karakter angka, yaitu angka 1 dan 30. Tetapi hal itu bisa dijadikan patokan.

Anda bisa cek karakter Anda sesuai tanggal lahir dari surat Al-Qur’an berikut ini:

1. Tanggal 1 Surat Al Fatihah (Pembukaan)

Karakter : Menyukai hal baru, berbakat menjadi pemimpin, seorang pioneer (pelopor), idealis, cenderung ingin sempurna, pandai memanfaatkan kesempatan, egois, harus selalu jadi prioritas utama, sering mengulangi
kesalahan yang sama, orang yang belum mengenalnya akan mengira sebagai sosok yang angkuh dan sulit ditaklukkan.

2. Tanggal 2 Al Baqarah (Sapi Betina) 

Karakter : Pekerja keras, taat akan hukum dan aturan, memiliki  jiwa sosial dan kepedulian tinggi, menyukai hal-hal yang bersifat rutinitas, jika dia mampu ada cenderungan menjadi seorang dermawan, kurang inisiatif, sering dimanfaatkan orang lain serta gampang percaya kepada orang lain.

3. Tanggal 3 Ali Imran (Keluarga Imrarga Imran)

Karakter : Seorang pemimpin (walaupun dalam kelompok kecil), berhati-hati dalam bertindak, mengayomi, tegas, suka suasana perdebatan dan agak cerewet. Jika wanita ia cenderung tomboy, ingin menang sendiri, seorang pemimpi dan sering berfantasi.

4. Tanggal 4  An Nisa (Wanita) 

Karakter : Sensitif dan perasa, feminim, protektif terhadap 2 keluarga, kreatif, kompak tapi mudah dipengaruhi, agak jahil (iseng), dan penggoda. 

5. Tanggal 5 Al Maidah (Hidangan)

Karakter : Diperlukan banyak orang, menyukai perubahan, memiliki insting yang lumayan, cepat bosan, ingin dilayani, susah diatur.

6. Tanggal 6  Al Anaam (Binatang Ternak)

Karakter: Punya insting tajam, kurang mandiri, terkadang seenaknya sendiri, emosional, pemalu dan kurang percaya diri, dan cepat berubah pikiran.

7. Tanggal 7 Al A’Raaf (Tempat Tertinggi)

Karakter : Cermat dan teliti, mudah mengambil hati orang lain, penuh inspirasi, terlihat sombong, suka meremehkan dan cepat puas.

8. Tanggal 8 Al Anfaal

Karakter : Optimis, mobilitas tinggi, menyukai perubahan, emosional, gampang berubah pendirian, saat marah suka menyakiti diri sendiri.

9. Tanggal 9 At Taubah 

Karakter : Pemaaf, perfeksionis, mudah bergaul, tegas, tidak suka basa basi, tidak cepat puas, ingin selalu diperhatikan, keras kepala dan mudah goyah.

10. Tanggal 10 Yunus

Karakter : Cepat menyesuaikan, banyak cara keluar dari persoalan, setiap kemauan harus terpenuhi, licin dan cerdik, tirdik, tidak bisa dikekang dan susah diatur, mudah menyangkal dan banyak alasan.

11. Tanggal 11 Huud 

Karakter: Dibutuhkan banyak orang, mudah menerima, berhati-hati dalam berbuat, tidak banyak kemauan, pasif, terkadang diremehkan, peka perasaan.

12. Tanggal 12 Yusuf

Karakter: Percaya diri, optimisme tinggi, tekun, teliti, disukai banyak orang, emosional, tidak mudah percaya, tidak bisa menahan keinginan, ambisius.

13. Tanggal 13 Ar Ra’du (Guruh / Petir)

Karakter : Pemikir, dinamis, menyukai perbedaan, mudah menarik perhatia, logis, suka berdebat, tempramental, lambat memahami sesuatu.

14. Tanggal 14  Ibrahim

Karakter : Pembimbing yang baik, patuh pada aturan, keras dan tegas, banyak rencana, rela berkorban.

15. Tanggal 15 Al Hijr (Batu) 

Karakter : Perfeksionis, keras kepala, telaten, gampang goyah pendiriannya, mudah dipengaruhi.

16. Tanggal 16 An Nahl (Lebah)

Karakter : Rajin dan tekun, ramah, peka pada suasana di sekitarnya, berjiwa sosial, pandai memanfaatkan kesempatan, rapi, cerewet, sensitif dan agak cengeng, pendendam.

17. Tanggal 17 Al Israa 

Karakter : Idealis, banyak ide, suka berkhayal, emosional, lebih produktif jika beraktivitas pada malam hari (kegiatan yang baik dan bermanfaat).

18. Tanggal 18 Al Kahfi 

Karakter : Suka menolong, pengamat yang baik, pandai menyimpan rahasia, tidak mudah percaya, suka memendam masalah dan mengurung diri, susah ditebak maksudnya.

19. Tanggal 19 Maryam

Karakter : Pengasuh, kekanak-kanakan, menyukai anak-anak, suka m, suka mengajar, sabar, memiliki banyak cara menyelesaikan masalah, bicara berdasar bukti, sering difitnah.

20. Tanggal 20 Thaha 

Karakter : Misterius, suka bepergian, memegang teguh aturan, suka lari dari masalah.

21. Tanggal 21 Al Anbiyaa

Karakter : Bertanggung jawab, seorang pemimpin dan pemikir, pendengar yang baik, menerima apa adanya (ikhlas), tidak banyak kemauan.

22. Tanggal 22 Al Hajj 

Karakter : Segala sesuatu harus sempurna, mudah dipengaruhi, gampang terpengaruh, terburu-buru ingin cepat sampai tujuan, menyukai keramaian, sering berpikir muluk.

23. Tanggal 23 Al Mu’minuun

Karakter : Normatif, sensitif, feminim, fanatik terhadap sesuatu, mudah terpancing emosinya.

24. Tanggal 24 An Nuur 

Karakter: Mudah memberikan jalan keluar, cermat memilah masalah, pendengar setia, mudah tersinggung, suka mengungkit-ungkit, gampang menyalahkan.

25. Tanggal 25 Al Furqan 

Karakter : Punya skala prioritas, gemar membandingkan, ceplas ceplos, kurang inisiatif dan tidak banyak kemauan.

26. Tanggal 26 Asy Syuara 

Karakter : Pandai mengambil hati, suka berbelit-belit, kurang berani untuk menyampaikan keinginan, agak cerewet, tidak banyak keinginan, kurang romantis.

27. Tanggal 27 An Naml 

Karakter: Insting kuat, memiliki perencanaan yang baik, pandai memanfaatkan peluang, susah bekerja sendiri, mudah panik, tidak bisa disalahkan, mudah tersinggung, tidak bisa ditentang.

28. Tanggal 28 Al Qashash 

Karakter : Berani menyampaikan keinginan dan pendapat, memegang komitmen, mudah bergaul, tidak pernah kehabih kehabisan bahan pembicaraan, pendendam, emosional, romantis, pencemburu.

29. Tanggal 29 Al Ankabuut 

Karakter : Banyak kenalan, sabar, dinamis, kurang menyukai keramaian, tidak berfikir panjang, kurang pandai memelihara  jaringan, bekerja kurang sistematis, mudah tersinggung.

30. Tanggal 30 Ar Ruum 

Karakter : Optimis, banyak akal, anggun, tempramental, suka bertindak semaunya dan ingin menang sendiri, pencemburu berat, setiap kemauannya harus dipenuhi.

31. Tanggal 31 Lukman 
Karakter : Bijaksana, seorang pemimpin, melindungi komunitasnya, sabar, tekad kuat, otoriter, setiap perintahnya harus dituruti.

Penafsiran yang dilakukan berbeda dengan ramalan yang biasa dilakukan oleh tukang peramal, penafsiran ini merupakan semacam buah pikiran dari seseorang yang berusaha mencari jati dirinya melalui media Al-Qur’an. Penafsiran yang dilakukan juga tidak boleh sembarangan, karena menyangkut dengan ayat-ayat Al-Qur’an atau perkataan Allah SWT.

Ingat! Ini semua tidak bisa dijadikan patokan untuk dapat melihat jati diri seseorang. Cara mengukur jati diri yang paling sederhana adalah dengan berkaca dengan orang yang lebih baik dibandingkan kamu. Karena dengan berkaca kepada orang lain kamu akan tahu kekurangan dan kelebihan yang kamu miliki.


Wallahu a'lam....



Sumber : dari berbagai sumber

Perbanyaklah Mandi Bersama Istrimu, Karena Ternyata...

TrenzCorner - Imam Muslim Rahimahullahu Ta’ala menyampaikan sebuah riwayat agung dari Ummul Mukminin Aisyah binti Abu Bakar ash-Shiddiq. “Aku mandi bersama Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa sallam dari satu bejana. Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa sallam mendahuluiku sampai aku berkata, ‘Tinggalkan untukku. Tinggalkan untukku.” 

Dalam kelanjutan riwayat yang dikutip oleh Salim A Fillah dalam Bahagianya Merayakan Cinta ini disebutkan, “Waktu itu, keduanya berjanabat (mandi w4jib).”

Lihatlah. Beliau yang mulia telah memberi contoh terbaik. Mandi. Berdua. Saling rebut air dan alat mandi, hingga terbit senyum dan tawa renyah dari keduanya.


Dalam riwayat lain oleh Imam Abdurrazaq dan Ibnu Abi Syaibah Rahimahumallahu Ta’ala, dikisahkan dari Ummul Mukminin Ummu Salamah Radhiyallahu ‘anha, beliau berkata, “Aku biasa mandi bersama dengan Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wa sallam dari satu bejana. Kami terbiasa memasukkan tangan kami bersama-sama ke dalam satu bejana.”

Inilah teladan nan mulia. Beliau tidak hanya melakukannya dengan saalah satu istrinya, tapi dengan istrinya yang lain. Beliau melakukan itu sebagai salah satu teladan yang memiliki banyak hikmah.

Perhatikanlah. Inilah sunnah yang tidak hanya bisa menautkan hati dan membuat cinta di antara kalian saling bertambah, tapi juga dijanjikan pahala yang agung di dunia dan akhirat.

Tidak usah malu. Sebab dia sudah halal untukmu. Tidak usah enggan. Sebab ini akan sangat mengesankan. Jangan banyak beralasan. Sebab amalan ini akan membuat kalian saling menerima satu dengan lainnya secara sempurna.

Sering-seringlah melakukan ini, jika kondisinya memang memungkinkan. Berdua. Dari ember yang sama. Cukup dengan satu gayung. Bergantianlah. Atau bersama-samalah memasukkan tangan. Saling mengguyur, saling membersihkan, saling menabur sabun sembari menggosok dan mengusap secara lembut di tubuh pasangan. Bersihkan; dengan sedikit tekanan tenaga dan banyak cinta nan bertabur rindu ketulusan.

Jika anak-anak sudah besar, jadwalkan saat anak-anak tidak di rumah. Atau bisa mengupayakan rumah lain yang memungkinkan untuk ditinggali berdua.

Jika memang benar-benar tidak bisa, tetaplah setia menyiapkan handuk dan pakaian untuk pasangan. Lalu bergegaslah masuk ke dalam kamar setelah ia selesai membersihkan badannya. Selanjutnya, keringkan badan dan rambutnya dengan sepenuh cinta. Jangan lupa, bantu ia untuk mengenakan pakaian; dalam ataupun luar.

Wallahu a’lam...


sumber : keluargacinta.com